Fluttershy - Working In Background

Selasa, 30 Oktober 2018

Robot, Sang Mesin Cerdas Penguasa Dunia Masa Depan


Hidup pada masa dimana teknologi berkembang dengan pesat. Para ilmuwan baru hadir menciptakan gebrakan tersendiri seperti menciptakan robot cerdas. Robot, sang mesin cerdas buatan manusia yang mulai menguasai dunia. Presiden Association for the Advancement of Artificial Intelligence (AAAI) Eric Hovitz mengatakan "Sesuatu yang baru telah terjadi dalam lima hingga delapan tahun silam. Secara sadar maupun tidak, teknologi telah mengubah tradisi dan nilai-nilai dalam masyarakat,"  seperti dikutip dari The New York Times, Senin (27/7/2009) dalam artikel Rachmatunnisa (2009). Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pembahasan bidang robotik. 

Untuk menanggapi hal ini, diperlukan pengetahuan tantang Artificial Intelligence (AI), dan peran AI yang kini sudah dapat dirasakan.

Artificial Intelligence (AI) atau biasa kenal dengan kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang dimiliki mesin / komputer agar mampu melakukan berbagai hal seperti manusia. Kelebihan yang dimiliki AI adalah dapat mengupdate dan mengupgrade dirinya sendiri. Pada saat pemrograman robot (mesin) diterapkan dengan menggunakan AI tentu akan membuat robot (mesin) menjadi lebih cerdas disbanding robot(mesin) tanpa AI. Sehingga keberadaan robot (mesin) dapat membantu kegiatan manusia.

Contoh kehadiran AI adalah Siri yang merupakan teknologi Virtual Personal Assistant (VPA) dengan memberikan perintah kepada computer melalui suara. Google Now salah satu teknologi yang serupa dengan Siri. Hal ini dapat pula dikatakan proses mengupdate diri sendiri dengan mempelajari kesalahan-kesalahan yang terjadi (proses trial and error). Perusahaan mobil Tesla, yang hadir dengan kemampuan self driving untuk meminimalisir kecelakaan. 

Seiring berjalannya waktu dan teknologi yang kian menguasai peradaban dunia, bukan hal yang mustahil jika suatu saat nanti programmer membuat robot (mesin) lebih cerdas dari manusia. Saat ini para ilmuwan mulai memberi ultimatum agar manusia tidak kalah cerdas dengan mesin buatan sendiri. Karena pada dasarnya robot(mesin) cerdas tidak memiliki pikiran seperti manusia, tidak dapat menjelaskan alasan dari keputusan yang telah diambil.

Perlu diketahui para ilmuwan memiliki ketakutan terhadap penyalahgunaan teknologi akan memungkinkan terjadinya “the loss of human control of computer based intelligences” atau “hilangnya kendali manusia dalam mengontrol robot ciptaannya sendiri”. Kehadiran AI juga merupakan salah satu faktor kecemasan para ilmuwan diluar kecemasan penyalahgunaan teknologi yang manusia lakukan. AI memegang peran utama dalam kemajuan teknologi, dan dapat membantu manusia dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Akan tetapi, perlu diketahui keuntungan yang AI tawarkan akan menjadi boomerang jika user menggunakan dengan salah. Contoh penyalahgunaan teknologi seperti tindak kejahatan (Cyber Crime) dalam pembobolan bank-bank, pencurian dan penggunaan akun internet orang lain, membuat audio dan video palsu pejabat publik terlihat sangat realistis untuk propaganda.dll.







Sumber :

Mengapa robot belum juga bisa merebut pekerjaan Anda?. 17 Oktober 2018. https://www.bbc.com/indonesia/vert-cap-43565556

 

Hutasuhut, Ronald. 2017. Artificial Intelligence: Masa Depan Peradaban Manusia. 17 Oktober 2018. https://www.kompasiana.com/ronaldhutasuhut/58dd12d13397737c30eb7e17/artificial-intelligence-masa-depan-peradaban-manusia

 

Libranty, Andina. 2018. Bahaya, Penjahat Siber Bisa Menyalahgunakan Kecerdasan Buatan. 17 Oktober 2018. https://www.liputan6.com/tekno/read/3311369/bahaya-penjahat-siber-bisa-menyalahgunakan-kecerdasan-buatan

 

Rachmatunnisa. 2009. Ilmuwan: Robot akan Lebih Cerdas Ketimbang Manusia. 16 Oktober 2018. https://techno.okezone.com/read/2009/07/27/56/242252/ilmuwan-robot-akan-lebih-cerdas-ketimbang-manusia


 

Selasa, 02 Oktober 2018

Perbedaan antara Ilmu Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

Sudah menjadi hal yang biasa jika kita menonton, main games, berfoto, mengedit foto, membuat animasi atau aktifitas lainnya yang berkaitan dengan teknologi. Dengan melakukan hal-hal tersebut tanpa disadari, kita telah mengenal apa itu ilmu grafik komputer dan pengolahan citra. Walaupun demikian, banyak diantara kita yang masih belum tahu secara pasti apa definisi dan perbedaan antara ilmu grafik komputer dan pengolahan citra. Pada kesempatan ini, kita akan membahas mengenai definisi, perbedaan dan pemanfaatan dari ilmu grafik komputer dan pengolahan citra.

Mendengar kata grafik, pasti yang terlintas pertama kali dalam pikiran adalah suatu gambar diagram yang dibentuk dari garis dan titik. Ketika mendengar kata citra, yang terpikir pertama kali adalah suatu pencitraan untuk diri sendiri atau suatu organisasi. Namun pada kenyataannya, pengertian grafik dan citra lebih luas dari yang terpikirkan. Citra merupakan pengambilan gambar dengan menggunakan alat tertentu. Grafik adalah pembuatan gambar dari awal hingga selesai dengan cara tertentu.

Ilmu Grafik Komputer atau grafika komputer (computer graphics) adalah ilmu yang mempelajari proses pembuatan dan manipulasi gambar secara digital. Dalam grafika komputer atau biasa dikenal dengan istilah visualisasi data ini mempunyai bentuk sederhana yaitu bentuk 2D. Seiring berjalannya waktu bentuk tersebut berkembang menjadi grafika komputer 3D, pengenalan pola (pattern recognition), dan pemrosesan citra (image processing).

Pengolahan Citra adalah gambar yang diinput ke dalam proses pengolahan citra dan dilakukan transformasi sehingga tercipta citra (gambar) baru sehingga mudah diinterpretasi oleh manusia atau komputer. Alat yang biasa digunakan dalam pengolahan citra seperti kamera, scanner, sensor, satelit, dll. Citra itu sendiri terbagi dalam 2 kategori, yaitu :
  1. Citra Kontinyu adalah citra yang hanya dihasilkan melalui sistem optik dengan menerima sinyal analog. Contoh : mata manusia, kamera analog.
  2. Citra Diskrit / Citra Digital adalah citra yang dihasilkan oleh satu kesatuan pixel-pixel dan hanya dapat dibuka melalui komputerisasi.

Perbedaan ilmu grafik komputer dan pengolahan citra
Ilmu grafik komputer adalah ilmu yang mempelajari pembuatan dan memanipulasi gambar dari awal hingga selesai dengan cara digital, sedangkan pengolahan citra adalah proses input gambar dan pengolahan citra lama menjadi citra baru.

Pemanfaatan dalam berbagai bidang

No.
Bidang
Ilmu Grafik Komputer
Pengolahan Citra
Penggabungan
1.
Hiburan
Efek animasi film yang menarik (kartun), pembuatan games
Reality show, sinetron
Dalam film box office terdapat penggabungan efek atau animasi dengan tokoh yang bermain didalamnya (aktris/aktor)
2.
Pendidikan
Media belajar menggunakan power point, pembuatan animasi dengan software dalam bidang pendidikan tertentu sebagai daya tarik dalam belajar
-
-
3.
Kesehatan
-
Rontgen, sinar X pada tubuh manusia untuk mengetahui mempermudah dalam mendiagnosa suatu penyakit
-
4.
Perdagangan
Pembuatan spanduk, banner, iklan, dll sebagai daya tarik pembeli dan alternatif dalam berbisnis.
Pembacaan kode batang (bar code) yang banyak digunakan pasar syawalan / minimarket.
Iklan yang tersebar di internet, televisi dibantu oleh model tertentu sebagai salah satu media pemasaran
5.
Visual
-
Pemotretan wilayah dengan menggunakan satelit, GPS, foto menggunakan kamera, dll
-
6.
Perancangan (Computer Aided Design / CAD)
Biasanya digunakan oleh para arsitektur dalam merancang suatu bangunan atau kendaraan berbentuk 3D menggunakan software khusus.
-
-


Perkembangan teknologi semakin pesat termasuk hal-hal yang berkenaan dengan ilmu grafik komputer dan pengolahan citra baik dalam hal positif maupun negatif. Semoga kita bisa menjadi pengguna yang cerdas dengan tidak memanfaatkan teknologi dalam hal negatif. Demikian pembahasan mengenai perbedaan antara ilmu grafik komputer dan pengolahan citra. Apabila ada kekurangan dan kesalahan mohon dimaafkan. Sekian dan terima kasih.




Sumber :

Storytelling : The Monkey and The Crocodile

The Monkey and Crocodile One day there was a monkey. He wanted to cross a river. There he saw a crocodile so he asked the...